Makhroj Khuruf

03/10/2011 10:13

 

Para Pembaca, Tamu dan Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT….

Apakah Makhroj Khuruf itu ?

Makhroj berarti ‘tempat keluar’.  Jadi makhroj khuruf berarti ‘tempat keluarnya khuruf’. Kata makhroj, kadang-kadang ditulis dalam bentuk jamak menjadi ‘makhorij’ yang berarti ‘tempat-tempat keluar’. Jadi Makhorijul khurufberarti ‘tempat-tempat keluarnya khuruf’.

Untuk membantu akurasi pengucapan khuruf, ulama qiro’at menuangkan pengucapan khuruf-khuruf Alqur’an dalam bentuk tulisan. Bahkan ditambahkan dengan ilustrasi  gambar supaya semakin mempertajam pembahasan. Dengan mengetahui makhroj khuruf dan dibantu dengan latihan secara terus-menerus dalam mengucapkannya, maka akan dapat memperlancar lidah dalam mengucapkan khuruf secara baik dan benar.

Materi ‘makhroj khuruf’ dibahas khusus dalam pelajaran tajwid dengan tujuan agar suara khuruf-khuruf Alqur’an menjadi standar. Dengan standarisasi makhroj khuruf ini, seharusnya suara bacaan Alqur’an menjadi sama, sekalipun dibacakan oleh lidah orang yang berbeda-beda.  Yang lebih penting lagi dari pembahasan makhroj khuruf ini, adalah supaya suara bacaan Alqur’an terjaga kemurniannya tanpa terpengaruh oleh dialek lainnya.

Saudaraku…

Secara terperinci, 28 khuruf-khuruf Alqur’an dapat di-peta-kan  sebagai berikut:

1. Tenggorokan (darinya dikeluarkan 6 khuruf)

  • Tenggorokan bagian bawah (yaitu khuruf  HAMZAH dan  HA)
  • Tenggorokan bagian tengah (yaitu khuruf  ‘AIN dan KHA)
  • Tenggorokan bagian atas (yaitu khuruf  GHOIN dan KHO)

2. Lidah (darinya dikeluarkan 18 khuruf)

  • Pangkal lidah bertemu langit-langit  (yaitu khuruf  QOF dan KAF)
  • Tengah lidah bertemu langit-langit  (yaitu khuruf  SYIN,  JIM dan  YA)
  • Sisi lidah bertemu gigi geraham  (yaitu khuruf DLOD)
  • Ujung lidah bertemu ujung langit-langit  (yaitu khuruf LAM,  NUN dan  RO)
  • Ujung lidah bertemu gusi gigi seri depan  (yaitu khuruf  DAL,  TA dan  THO)
  • Ujung lidah bertemu gigi seri depan bagian atas  (yaitu khuruf  DHO,  DZALdan  TSA)
  • Ujung lidah hampir bertemu gigi seri depan bagian bawah  (yaitu khuruf SHOD SIN dan ZA)

3. Bibir (darinya dikeluarkan 4 khuruf)

  • Bibir bagian bertemu ujung gigi seri bagian atas  (yaitu khuruf FA)
  • Dua bibir dirapatkan  (yaitu khuruf  BA dan  MIM)
  • Bibir dimonyongkan  (yaitu khuruf  WAWU)

Saudaraku…

Bagi pelajar Alqur’an yang mementingkan ‘kualitas hasil’ belajarnya, pengetahuan dan aplikasi makhroj huruf ini menjadi sangat penting, agar bacaan Alqur’an dapat diupayakan menyamai bacaan  pertama Alqur’an diturunkan.

Saudaraku…

Apabila keadaan anda sama dengan keadaan saya, belum menguasai pelajaran membaca Alqur’an dengan baik, saya mengajak anda untuk bersungguh-sungguh belajar Alqur’an. Yang demikian itu karena dorongan keimanan kita kepada Alqur’an dan pengharapan yang tinggi terhadap kemuliaan yang Allah SWT janjikan.

Mudah-mudahan Allah memudahkan jalan belajar kita, dan berkenan memberikan hidayah ilmu dan amal kepada kita. Amiiin.

Maroji:

Rauf, Abdul Aziz Abdur, PEDOMAN DAUROH AL-QUR’AN Kajian Ilmu Tajwid Disusun Secara Aplikatif, Markaz Al-Qur’an, Cetakan ke-11, Jakart
a

 

Back

Search site

Photo used under Creative Commons from Shawn McCready, archer10 (Dennis)  Mansur bin Nisan © 2011 All rights reserved.